Langsung ke konten utama

Postingan

Postingan terbaru

KAKA ENDA JALAN DAMAI SAMPE DI JAKARTA

Minggu,13 Oktober 3019. Pagi ini dibawah langit cerah Jakarta, lagu-lagu ambon yang hits seperti diantaranya Kaka Enda menyatukan masyarakat ambon badendang  bersama dalam acara Jalan Damai Bersama Maluku. Acara ini bertempat di Jln. M. H. Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, tepatnya berhadapan dengan Sinarmas Land Plaza. Jalan Damai Bersama Maluku adalah bentuk kepedulian anak-anak Maluku untuk mempererat tali persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sedang diuji dengan serangkaian persitiwa yang mengarah pada perpecahan, gempa bumi yang sampai saat ini masih mengguncang Ambon dan sekitarnya, ditambah panasnya suasana politik menjelang pelantikan Presiden. Anak-anak Maluku mengajak setiap orang basudara, bangsa Indonesia untuk bersama-sama memeriahkan Jalan Damai Bersama Maluku, acara yang juga menjadi bentuk kepedulian anak-anak Maluku yang jauh dari tanah tampa potong pusar untuk membantu korban gempa di Maluku dengan memberikan

PELATIHAN SYSTEM PENDOKUMENTASIAN ORGANISASI BANTUAN HUKUM DI MALUKU OLEH IDLO DAN ILRC

Keberadaan organisasi bantuan hukum (OBH) atau Lembaga Bantuan Hukum (LBH) kini menjadi badan yang sangat penting dalam keberadaannya di tengah masyarakat. Selain menjadi pendamping hukum bagi masyarakat yang membutuhkan, OBH ini juga menjadi harapan besar bagi masyarakat miskin.    Beberapa LBH besar yang sudah cukup dikenal luas adalah international development law organization    (IDLO) dan the Indonesian legal resource center (ILRC). Sesuai dengan fungsinya organisasi bantuan hukum melakukan fungsi-fungsi social , pendampingan,pelayanan bantuan hukum secara gratis atau secara Cuma-Cuma kepada masyarakat miskin apalagi mengingat luas wilayah Maluku yang begini besar.jangkauan dari satu tempat ke tempat lain yang sangat luas dan kadang sulit untuk diperoleh. Karena itulah pemersatuan antara satu LBH dengan LBH lain sangatlah penting.   Bersama dengan satu-satunya fakultas hukum yang ada di Maluku IDLO dan ILRC melakukan kerja sama dengan fakultas hukum universita

PKKMB FAKULTAS HUKUM UNPATTI

PKKMB day-1 Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus atau yang sering disingkat OSPEK tentunya merupakan kegiatan tahunan setiap perguruan tinggi. Fakultas Hukum Universitas Pattimura juga tidak ketinggalan, pada tanggal 19 & 20 Agustus kemarin FH turut melangsungkan kegiatan OSPEK dengan nama PKKMB a.k.a Perkenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru. Bukan hal baru bagi masyarakat kampus jika mendengar jumlah peminat untuk prodi hukum bukan main banyaknya. Setiap tahun jumlah peminat untuk prodi hukum selalu meningkat. “Target kita sebenarnya 550 (mahasiswa baru), 400 untuk reguler 1 dan 150 untuk reguler 2. Tapi berdasarkan data terbaru kita, jumlah maba untuk prodi hukum tahun ini bisa melebihi 550 maba.” Tutur Dekan Fakultas Hukum. Peminat yang terus meningkat ini tentu didasarkan banyak hal, salah satunya adalah faktor akreditasi. Sejak tahun 2016 Fakultas Hukum Unpatti mendapatkan akreditasi A, mengingat proses untuk mencapai akreditas A tidaklah mudah maka sudah pa

RANGKAP 3 JABATAN, DEKAN FISIP UNPATTI DI DEMO MAHASISWA

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pattimura harus menghadapi pahitnya di demo mahasiswa. Kumpulan mahasiswa yang melakukan aksi demo ini menyebut diri mereka Pemerhati Olahraga Unpatti. Saat Pers Mahasiswa mewawancarai salah satu dari mahasiswa yang ikut daam aksi demo tersebut, persma mempertanyakan mengapa aksi itu dilakukan, jawaban yang diterima adalah bahwa sebelum dekan FISIP mencalonkan diri sebagai dekan FISIP Unpatti, beliau telah membuat surat pernyataan yang ditanda tangani diatas materai 6000. "Dekan telah melanggar keputusan Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi nomor 52 Tahun 2017 pasal 40 poin ke 2. Dikatakan bahwa ketika sudah menduduki suatu jabatan yang strategis di Universitas beliau tidak boleh merangkap jabatan yang ada di dalam dan di luar fakultas." Ujar narasumber yang tak mau namanya disebut. Hal inilah yang kemudian menyebabkan Pemerhati Olahraga melakukan aksi demonstrasi, mereka mengatakan bahwa De

Pelaku Potong Tangan Di Mamala Belum Ditahan, Keluarga Korban Tuntut Keadilan

Ambon, 14 Maret 2019 terkuak sebuah fakta mengejutkan jauh di Negeri Mamala. Telah ditahan 5 orang warga Leihitu di polsek setempat. Kejadian berawal dari korban yang bernama Rahmat Malawat (RM) pada malam 20 Februari 2019 merasa terganggu dengan keributan di jembatan dekat rumahnya, RM keluar rumah menghampiri pelaku alias Muhammad Malawat (MM) yang sedang duduk bersama teman-temannya yang membuat keributan dengan memukul-mukul zenk dan menendang kayu. Melihat hal tersebut, korban menegur pelaku agar tidak membuat keributan, mengingat pada saat itu sudah larut malam. “Saya dengar ada ribut-ribut didekat jembatan, kemudian saya keluar rumah untuk melihat, ternyata ada 3 orang di jembatan sedang duduk sambil pukul-pukul zenk dan mereka juga menendang kayu-kayu di jembatan tersebut. Karena merasa terganggu, saya memutuskan untuk menghampiri mereka dan menegur agar tidak ribut karena sudah malam dan menggangu orang lain yang sedang beristirahat.” ungkap sang korban. Tid

IBADAH PERAYAAN NATAL SEPI, SALAH SIAPA??

Selasa 18 Desember 2018 keluarga besar Fakultas Hukum Universitas Pattimura mengadakan ibadah perayaan Natal bersama. Ibadah perayaan natal itu dijadwalkan mulai pada pukul 15.00 WIT bertempat di pelataran fakultas. Penyalaan Lilin Natal Perayaan Natal oleh keluarga besar fakultas hukum Unpatti dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Pattimura yang juga merupakan mantan dekan fakultas hukum. Perayaan yang bertemakan 'Berilah Tempat Bagi Yesus Dalam Rumahmu' ini tampak sepi ketika ibadah akan dimulai. Tidak sesuai dengan jadwal, acara yang seharusnya dimulai pada jam 3 siang itu baru dapat dimulai setengah jam kemudian. Selain itu mahasiswa yang hadir pun tidak banyak. "Jujur, saya tidak berkemauan untuk datang saat itu." Ucap salah satu mahasiswi FH. "Menurut saya, pemberitahuan tentang ibadah perayaan natal ini terlalu mendadak." Lanjutnya. "Saya tidak hadir pada perayaan natal fakultas kemarin, karena menurut saya pribadi tempat pelaks